Tanpa kejernihan hidup yang bagaimana, manusia bisa berdamai dengan kematian ? Tak ada kebaikan yang tak berbalas, tak ada keburukan yang tak bersanksi. My wisdom goes over the sea of wild wisdom

01 Januari 2026

KEJUTAN MASA DEPAN

Saya tahu "Future Shock" (Kejutan Masa Depan) karya Alvin Toffler di akhir tahun 1990an meski sebenarnya sudah ada sejak 1970. Future Shock berbicara tentang hari ini dan masa depan yang tak jauh lagi, membacanya kala itu--saat Windows 95 masih yang paling modern--seperti membaca fiksi ilmiah. Future Shock bercerita tentang situasi dan kondisi masa depan dan adaptabilitas manusia terhadap perubahan yang sangat cepat.


Future Shock lebih dramatis daripada kultur shock, manusia seolah tiba-tiba berada di negeri asing masa depan, dan tidak berhenti disitu, keterbaruannya terus berlanjut dengan cepat.


Manusia yang dibicarakan Toffler, yaitu kita sekarang dan anak cucu :

(1) akan didera kelelahan mental akibat kebingungan dan kewalahan dalam memproses informasi baru dan adaptasi dari konsekuensinya, manusia mengalami "information overload" hingga kesulitan membuat keputusan yang rasional karena harus memilah-pilah  informasi, bahkan sebagian orang akan gagal berpikir karena terlalu banyak dipenuhi informasi sampah (hoax, info tidak penting, dsb); 

(2) segala sesuatu akan tidak permanen (transience) baik barang, cara bekerja, domisili, bahkan keintiman pertemanan; 

(3) saat ini orang masih beranggapan semakin banyak pilihan adalah semakin bagus, namun Toffler memperingatkan akan datang satu jaman dimana semakin banyak pilihan (overchoice) akan semakin berbahaya, manusia dituntut memilih satu diantara ribuan opsi yang hampir sama; 

(4) terkait pendidikan Toffler menulis : "Orang yang buta huruf di abad ke-21 bukanlah mereka yang tidak bisa membaca dan menulis, tetapi mereka yang tidak bisa belajar (learn), melupakan apa yang sudah dipelajari (unlearn), dan belajar kembali (relearn)." Pengetahuan akan cepat usang.  Toffler menekankan bahwa karena pengetahuan menjadi cepat usang, kemampuan paling penting yang harus dimiliki manusia adalah fleksibilitas mental.


Warisan Pemikiran Toffler

Toffler secara akurat meramalkan munculnya internet, komputer pribadi, kerja dari rumah (telecommuting/WFH), hingga menurunnya struktur keluarga inti tradisional. Inti pesannya tetap relevan: Perubahan tidak bisa dihindari, namun kita harus mengelola kecepatannya agar tidak menghancurkan kemanusiaan kita.


Di jaman Kecerdasan Buatan (AI) sekarang ini dan masa depan, dimana robot ingin menjadi manusia dan manusia ingin "secanggih" robot, manusia yang akan selamat dan sukses meraih kebahagiaan, adalah manusia yang berhasil tetap menjadi manusia seutuhnya.


____________



Penulis :

Hamdan A Batarawangsa


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar pada space yang tersedia. Komentar akan muncul setelah disetujui Admin.