Tanpa kejernihan hidup yang bagaimana, manusia bisa berdamai dengan kematian ? Tak ada kebaikan yang tak berbalas, tak ada keburukan yang tak bersanksi. My wisdom goes over the sea of wild wisdom

21 Januari 2026

SOLUSI HOLISTIK DIABETES TIPE 2


Solusi holistik adalah solusi yang meninjau akar masalahnya.



Diabetes Tipe 2 kini menjadi penyakit paling umum yang diderita orang Indonesia. Diabetes Tipe 2 disebabkan oleh kacaunya sistem tubuh dalam merespon gula di dalam darah. Pada kondisi normal, darah mengantarkan gula ke tiap sel tubuh didampingi oleh insulin yang berfungsi sebagai "juru kunci pembuka pintu" sel-sel tersebut.  Pada penderita Diabetes Tipe 2, pintu sel gagal terbuka meski insulin sudah mencoba melakukan pekerjaannya. Sel yang tidak menerima gula mengirim signal "lapar" ke pankreas, pankreas kemudian bekerja lebih keras hingga akhirnya kelelahan.  Tingginya gula darah dalam waktu lama menimbulkan peradangan kronis di pembuluh darah, neuropati, dan lain-lain.


Gagalnya fungsi insulin disebabkan oleh KEGEMUKAN atau kelebihan lemak khususnya di area perut. Kelebihan lemak menyebabkan asam lemak masuk ke sel (salah tempat). Asam lemak menghasilkan "asilgliserol" yang menghalangi kerja insulin. Tidak sampai disitu,  lemak di sekitar organ dalam (viseral) mengeluarkan Sitokin penyebab peradangan di sel. Peradangan ini menyebabkan sel kurang atau tidak merespon insulin. Kelebihan insulin dalam waktu lama  menyebabkan respon sel terhadap insulin menurun. 


Pada fase pra diabetik, gula darah masih normal tapi insulin dalam darah terlalu banyak. Ketika pankreas mulai lelah, insulin sedikit diproduksi sehingga gula darah melonjak. Saat pankreas lelah inilah disebut positif diabetes tipe 2.


Solusi holistik dan fundamental untuk Diabetes Tipe 2 sebagai berikut : 

1. Puasa dan konsumsi rendah karbo, bertujuan menurunkan kadar gula agar sel kembali sensitif terhadap insulin.

2. Latihan beban untuk mengolah otot. Otot membakar gula-lemak non stop selama 24 jam, bahkan disaat tidak beraktifitas. Latihan beban punya dua tujuan, yaitu (a) membakar gula-lemak di otot agar segera menyerap gula  darah, (b)  agar massa otot bertambah, semakin banyak sel otot akan semakin banyak gula darah  yang diserap.

3. Aktivitas fisik harian seperti jalan kaki, menyapu, mengepel, dll. Semakin aktif akan semakin baik.

4. Cukup tidur. Kurang tidur akan menambah masalah kerja insulin, memicu stress,  dan mempengaruhi kerja tubuh secara keseluruhan. 

5. Konsumsi probiotik rendah gula (misal tempe mentah) dan anti radang  (misal kunyit) untuk meminimalisasi peradangan yang berpengaruh pada kepekaan sel dalam merespon insulin.

6. Konsumsi suplemen yang banyak vitamin D dan magnesium.


Selain kegemukan, diabetes tipe 2 juga bisa saja disebabkan faktor epigenetik, paparan polutan, dan disregulasi ritme sirkadian. Solusi holistik di atas harus disesuaikan dengan kondisi tubuh, adanya bimbingan dari ahli sangat dianjurkan.

_________

Penulis

Hamdan A. Batarawangsa


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar pada space yang tersedia. Komentar akan muncul setelah disetujui Admin.