Tanpa kejernihan hidup yang bagaimana, manusia bisa berdamai dengan kematian ? Tak ada kebaikan yang tak berbalas, tak ada keburukan yang tak bersanksi. My wisdom goes over the sea of wild wisdom

08 Januari 2026

SIKLUS JUGLAR


(Mengulik Bagaimana Dunia Bekerja Bag.2)


Pada Bagian 1 telah dibahas Siklus Stok Barang (Siklus Kitchin) yang berdurasi sekitar 3 tahunan, dimana pada 2026 ini berada pada kondisi transisi dari fase ekspansi ke fase resesi. Pada fase resesi teknologi terbaru hanya dinikmati kalangan sangat terbatas, dan teknologi "usang" dijual dengan harga obral. 


Ada siklus lainnya, yaitu Siklus Investasi Modal Tetap atau disebut juga Siklus Juglar (pertama kali dipresentasikan oleh Clement Juglar pada 1862). Siklus Juglar berdurasi 7--11 tahun, terdiri dari 4 kondisi :

(1) Kondisi Makmur: banyak investasi modal tetap (diera sekarang, modal tetap tidak hanya berupa bangunan dan peralatannya namun juga software dan SDM dengan skill upgrading), tenaga kerja terserap banyak, konsumsi tinggi, PDB negara meningkat, suku bunga bank rendah.

(2) Kondisi Krisis : inflasi meningkat, suku bunga bank naik, investasi "modal tetap" tidak lagi menguntungkan dan mulai "menganggur", harga aset dan saham turun, banyak kasus kredit macet.

(3) Kondisi Resesi: konsumsi turun, produksi turun, ekonomi lemah.


Setelah kondisi Resesi terjadi kondisi perbaikan. Perusahaan yang mampu bertahan akan meremajakan asetnya, suku bunga bank kembali rendah dan kembali ke Kondisi Makmur. 


Tahun 2026 menurut Siklus Juglar berada dalam fase transisi dari Kondisi Makmur ke Kondisi Krisis. Khusus Indonesia dan beberapa negara Asia, transisi menuju krisis diprediksi lebih lambat dari laju global karena dukungan dana besar Danantara, peningkatan nilai tambah mineral penting melalui hilirisasi, populasi yang besar dengan UMKM yang kuat, dan faktor budaya khususnya gotong-royong. Menurut ekonom Jeffrey Sachs, pada 2026 dan seterusnya, perekonomian dunia hampir segalanya tentang Asia. Wallahu'alam.


Kini kita tahu, siklus ekonomi dunia setidaknya dipengaruhi 2 hal :

(1) Stok barang

(2) Investasi Modal Tetap ()


_________________


Penulis

Hamdan A Batarawangsa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tulis komentar pada space yang tersedia. Komentar akan muncul setelah disetujui Admin.